Deputy Chairman Putra Specialist Hospital Resmikan Klinik Fort de Kock Bukittinggi

"Diharapkan nantinya akan terbentuk rumah sakit mini dan menjadi rumah sakit unggul"
Foto bersama rombongan Putra Specialist Hospital dengan STIKes Fort de Kock Bukittinggi, Minggu (13/05/2018) (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Deputy Chairman Putra Specialist Hospital Melaka Malaysia, Dato’ Ismail Bin Sagap meresmikan Klinik Fort de Kock di Kampus STIKes Fort de Kock Bukittinggi, Minggu 13 Mei 2018.

Dengan peresmian tersebut, maka sekarang Klinik Fort de Kock bisa merujuk pasien ke Putra Specialist Hospital.

Dato’ Ismail Bin Sagap mengatakan, Putra Specialist Hospital merupakan rumah sakit yang berstandar internasional. Tidak hanya dilengkapi dengan fasilitas yang canggih, tapi seluruh tenaga medis di Putra Specialist Hospital juga profesional.

“Putra Specialist Hospital punya pelayanan yang berbeda. Banyak orang Indonesia yang berobat ke tempat kami. Kami membuat program health tourism dan orang Indonesia mulai mencintai pelayanan kami,” ujar Dato’ Ismail Bin Sagap.

Dengan diresmikan Klinik Fort de Kock ini ia berharap nantinya akan terbentuk rumah sakit mini dan menjadi rumah sakit unggul.

“Saya juga seorang dokter bedah yang masih aktif. Saya janji, nantinya saya akan datang ke sini lagi untuk merawat yang sakit, serta memberikan pendidikan kepada dokter di Bukittinggi,” ujarnya.

Tak hanya itu, sejumlah dokter spesialis lainnya dari Putra Specialist Hospital juga akan datang ke Bukittinggi secara reguler untuk menangani pasien secara langsung serta juga akan memberikan pendidikan.

Sementara itu, Dewan Pembina STIKes Fort de Kock Bukittinggi Zainal Abidin mengatakan, kerjasama STIKes Fort de Kock dengan Putra Specialist Hospital bisa menjadi satu kesatuan untuk memajukan dunia kesehatan di Bukittinggi, dan Sumatera pada umumnya.

"Kami akan gencar melakukan sosialisasi, agar banyak yang berobat ke tempat kami yang telah ditunjuk sebagai perwakilan Putra Specialist Hospital di Sumatera," jelas Zainal Abidin. (*)