Politisi PDI Perjuangan: Jangan Ada Justifikasi Masker Scuba atau Masker Kain

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Ribka Tjiptaning
Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Ribka Tjiptaning (DPR)

KLIKPOSITIF - Anggota BURT DPR RI Ribka Tjiptaning menyayangkan anjuran pemerintah untuk tidak lagi menggunakan masker jenis scuba atau kain.

Menurutnya pernyataan tersebut malah membuat para pengrajin dan penjahit masker yang sudah terdampak Covid-19 menjadi makin terpuruk. Jangan sampai kreasi anak bangsa yang mencoba bertahan dalam krisis ini, pupus oleh kepentingan segelintir pengusaha masker .

baca juga: Tim Gabungan Yustisi Pessel Sasar Objek Wisata, 43 Orang Pengunjung dan Masyarakat Disanksi Lakukan Hal Ini

"Sebenarnya dengan modifikasi masker tersebut dilapis tiga atau diberi tisu untuk melapisinya, agar lebih efektif penyaringan, saya kira menjadi jalan tengah supaya masker itu juga bisa sehat di pakai," kata Ribka usai pertemuan dengan Direksi Rumah Sakit Krakatau Medika, di Cilegon, Banten, beberapa hari lalu.

Disampaikan Ribka, penggunaan masker di tengah pandemi Covid-19 sifatnya wajib. Tindakan ini lebih ditekankan pada penggunaan masker dengan benar dan sesuai yang akan memberikan perlindungan pada penggunanya dan orang lain.

baca juga: Dulu Lokasi Pertama Penyebaran Covid-19, Kini Wuhan Jadi Incaran Turis

"Saat berada di ruang publik, kita dianjurkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penularan virus Corona ," jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Seperti diketahui masker , pada dasarnya dipakai untuk mencegah droplet atau cairan pada mulut, ketika batuk atau bersin. Sementara droplet yang terpapar virus pasti sangat berbahaya untuk orang lain, jika area mulut dan hidung tidak ditutup dengan masker .

baca juga: Pemerintah Tak Naikkan UMP 2021, Gubernur Jateng Malah Naikkan Hingga 3,27 Persen

"Tapi masih lebih baik pakai masker yang terbuat dari kain, ketimbang tidak menggunakan masker sama sekali," tandasnya.

Editor: Eko Fajri