Nikita Mirzani Menghilang dari Awak Media, Kuasa Hukum : Ada Pemotretan Atau Apa

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani (Instagram)

KLIKPOSITIF - Artis Nikita Mirzani tiba-tiba menghilang dari awak media usai menyelesaikan urusannya di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (24/11/2020). Tak ada yang tahu lewat mana janda anak tiga itu keluar dari gedung Polres Metro Jakarta Selatan.

Kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid mengatakan, kliennya buru-buru meninggalkan lokasi karena ada pemotretan. Nikita Mirzani bahkan tak sempat berpamitan padanya.

baca juga: Pesawat yang Ditumpanginya Pernah Gagal Mendarat, Nikita Mirzani : Sudah di Atas Muter Balik Lagi

"Ada pemotretan atau apa, jadwalnya diundur sekitar jam 5 sore," kata Fahmi Bachmid.

Sementara itu Fahmi menjelaskan kepentingannya dengan bintang film Comic 8 itu ke Polres Metro Jakarta Selatan. Rupanya kedatangan mereka guna mengkonfirmasi laporan Nikita Mirzani terhadap pengacara Elza Syarief.

baca juga: Tak Percaya Ramalan Mbak You, Nikita Mirzani : Dia Pasti Lagi Besar Kepala Nih

"Terkait laporan Nikita yang dia dituduh cepu sebagai orang-orang yang kebal hukum. Kedua, ada juga laporan terkait dengan seseorang yang memposting dia dalam keadaan aneh-aneh dengan tulisan yang aneh-aneh," ungkapnya.

"Kami datang untuk tahu sudah sejauh mana perkembangannya apakah terlapor sudah dipanggil sebagai saksi, ternyata penjelasannya sudah dipanggil namun tidak hadir," sambungnya.

baca juga: Jika Berada di Posisi Gisel, Nikita Mirzani Lebih Memilih Tinggal di Perkebunan Teh

Nikita Mirzani melaporkan Elza Syarief ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Namun laporannya dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan.

Laporan tersebut terdaftar dalam nomor laporan LP/5892/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tanggal 16 September 2019.

baca juga: Nikita Mirzani Batal Tahun Baruan di Rumah, Ini Pilihannya

Nikita Mirzani melaporkan Elza dengan sangkaan Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 atau Pasal 36 ayat 2 jo Pasal 51 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Sumber : suara.com

Editor: Haswandi