4 Varietas Cabai Rawit Terbaik dan Tips Perawatannya

Cabai Rawit
Cabai Rawit (Net)

KLIKPOSITIF - Cabai rawit dianggap sebagai komoditas pertanian yang memiliki prospek cukup cerah. Apalagi seperti yang kita tahu bahwa sebagian besar makanan di Indonesia menggunakan cabai sebagai bumbu wajibnya. Bahkan data yang didapatkan dari Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura menunjukkan bahwa saat ini kebutuhan cabai mencapai 250 ribu ton.

Bahkan jika cuaca sedang tidak kondusif, harga cabai rawit melonjak tajam. Nah, tertarik untuk menanam si pedas yang menghasilkan untung ini? Simak terus 4 varietas cabai rawit terbaik dan berbagai tips untuk perawatannya.

baca juga: Ini Tips Move On setelah Patah Hati Karena Pasangan Selingkuh

Cabai Rawit Pelita

Varietas pertama yang akan kita bahas yakni cabai pelita, nah varietas cabai yang satu ini sangat cocok jika anda ingin membudidayakannya di berbagai kondisi wilayah baik didataran rendah maupun dataran tinggi. Cabai rawit pelita bisa mencapai ketinggian 70 cm. Setelah disemaikan, cabai varietas ini bisa dipanen pertama kali setelah mencapai 100 hari masa tanam (HST). Setiap tanaman yang anda semai bisa menghasilkan 0.7kg potensi produktivitasnya. Hal lain yang cukup menarik adalah varietas cabai rawit pelita dikenal cukup kuat terhadap penyakit layu bakteri.

baca juga: Hindari Dampak Kekurangan Vitamin pada Kulit, Konsumsi Makanan-makanan Ini

Tips penting yang harus anda perhatikan ketika memutuskan untuk menanam cabai ini yakni menggunakan media semai yang memiliki tekstur halus serta lembut. Umumnya jenis campuran tanah yang digunakan terdiri atas campuran tanah, pupuk kandang dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1 atau anda juga bisa menggunakan campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1

Cabai Rawit Bara

baca juga: 5 Menu Masakan Daging Kurban Sederhana Tanpa Ribet, Yuk Coba

Cabai rawit bara merupakan komoditas pertanian cabe rawit dengan tipe lokal non hibrida, nah jenis tanaman ini cukup direkomendasikan untuk ditumbuhkan pada media tanam baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Umumnya jenis cabai ini tumbuh dengan tegak, setiap tanamannya bisa menghasilkan cabai 0.4 -- 0.6 kg. Setiap 1 kg cabai bisa berisi 500 hingga 600 buah dengan panjang cabai rata -- rata 3 hingga 4 cm.

Jika anda tertarik untuk menumbuhkan cabai bara maka anda harus menggunakan tanah yang sudah digemburkan terlebih dahulu. Lalu, campurkan pupuk kandang setelah itu cabai bisa disemai. Nah, syarat media semai yang digunakan yakni tanah serta pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Biasanya untuk jenis bibit yang sudah dicoating akan lebih baik untuk tidak diperam. Umumnya bibit cabai yang sudah memiliki jumlah daun sebanyak lima helai bisa ditanam dalam 1 tanaman. Untuk proses penanaman lebih disarankan untuk dilakukan pada pagi atau sore hari hal ini karena jika ditanam pada siang hari. Maka tanaman bisa layu karena sinar matahari.

baca juga: Sering Ngiler Saat Tidur? Bisa Jadi Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Cabai Rawit Cakra Putih

Varietas lain cabai rawit yang bisa anda pilih yakni cakra putih. Jenis cabai ini bisa disebut sebagai cakra putih karena memiliki warna putih kekuningan serta nantinya dapat berubah menjadi warna kemerahan jika sudah mulai masak. Tumbuhan cabai cakra putih sedikit lebih mudah dibedakan dibandingkan dengan jenis varietas cabai lainnya. Nah, tanaman cabai ini memiliki cabang yang banyak dan tanamannya juga dikenal cukup kuat.

Jika anda tertarik untuk memelihara cabai putih maka anda bisa mulai melakukan panen pada 105 hari setelah masa tanam. Selain itu, cabai cakra putih juga tahan terhadap berbagai serangan penyakit yang menyerang tanaman misalnya saja antraknosa.

Cabai Rawit Varietas Sonar

Nah, varietas cabai selanjutnya yang akan kita bahas yakni cabai sonar atau jenis cabai hibrida yang bisa beradaptasi dengan baik untuk semua wilayah baik itu dataran rendah maupun dataran tinggi. Selain itu cabai varietas sonar juga sangat mudah untuk dibudidayakan dan ciri yang paling mudah diamati yakni ruas tanaman pendek dan tegak.

Cabai varietas sonar cukup diminati oleh pembudidaya karena memiliki kemampuan produktivitas yang cukup tinggi bahkan bisa dikatakan varietas cabai sonar menjadi salah satu varietas cabai yang memiliki buah cukup lebat. Buah dari varietas cabai ini memiliki ciri khas warna hijau gelap saat cabai masih muda setelah masak nantinya warna buah akan menjadi merah tua. Cabai sonar bisa dipanen 73 HST.(*)

Editor: Ocky Anugrah Mahesa